detik bergulir dg lambat,
pelan rasa itu mengalir
nuansa hangat kembali mengungkung
memaksakanku merengkuh memori yang sempat tergadai
oleh manisnya penghuni baru
memandangi damainya senyummu pun mendamaikan badai
kalut terlepas sedemikian rupa.
mendamaikan hati yang semula penuh luka.


No comments:
Post a Comment
cacimakinya