i tried to make u stay..
but u went away and i let u go
aku sudah berkomitmen dengan kamu, pikiranmu yang serba logis, hubungan ini yang terlalu tipis
kamu makhluk yang tidak bisa aku mengerti, sekalipun aku mencoba meraba pun merasa
kamu makhluk dengan sejutakeKAMUanmu
bau rokok yang khas yang harus kusesapi tiap kali berada di dekatmu, walaupun aku benci
rambutmu yang tidak pernah rapi, yang makin sering kuacak agar kau rajin bersisir setelah mandi
pundakmu yang terlalu tinggi untuk kuhinggapi daguku, yang selalu kuminta membungkuk agar aku nyaman bersandar
kita sangat berbeda, itu katamu
kamu tinggi aku pendek
kamu kurus aku gemuk
ya.. kita berbeda..
pola pikir, tingkah laku, kebiasaan
benar2 berbeda..
aku menerimamu kamu, pikiranmu dan hatimu
dan aku telah berteguh padamu
bahkan kini aku juga harus berkomitmen dengan hatimu yang kadang kala terbagi
dengan penghuni lama yang merupakan sahabat kecilku.
kau membuatku harus mengerti, tanpa bisa memilih untuk pergi
kau membuatku menerima tanpa harus meminta apa-apa
sekarang aku tak lagi bersyarat.
aku menerima semuanya, termasuk kegundahanmu dengan masa lalumu yg enggan beranjak pergi
aku menyayangimu tanpa syarat
tanpa tuntutan...
aku mengalah pasrah, tapi bukan menyerah lelah
smoga kau tau
kamu makhluk yang tidak bisa aku mengerti, sekalipun aku mencoba meraba pun merasa
kamu makhluk dengan sejutakeKAMUanmu
bau rokok yang khas yang harus kusesapi tiap kali berada di dekatmu, walaupun aku benci
rambutmu yang tidak pernah rapi, yang makin sering kuacak agar kau rajin bersisir setelah mandi
pundakmu yang terlalu tinggi untuk kuhinggapi daguku, yang selalu kuminta membungkuk agar aku nyaman bersandar
kita sangat berbeda, itu katamu
kamu tinggi aku pendek
kamu kurus aku gemuk
ya.. kita berbeda..
pola pikir, tingkah laku, kebiasaan
benar2 berbeda..
aku menerimamu kamu, pikiranmu dan hatimu
dan aku telah berteguh padamu
bahkan kini aku juga harus berkomitmen dengan hatimu yang kadang kala terbagi
dengan penghuni lama yang merupakan sahabat kecilku.
kau membuatku harus mengerti, tanpa bisa memilih untuk pergi
kau membuatku menerima tanpa harus meminta apa-apa
sekarang aku tak lagi bersyarat.
aku menerima semuanya, termasuk kegundahanmu dengan masa lalumu yg enggan beranjak pergi
aku menyayangimu tanpa syarat
tanpa tuntutan...
aku mengalah pasrah, tapi bukan menyerah lelah
smoga kau tau
smuanya harus beralasan..
smuanya harus ada gunanya..
butuh alasan buat melakukan satu hal kecil yang remeh.
smuanya harus tepat guna.
jujur, blak-blakan, dan ga mau ngalah
itu kamu.
sedangkan aku...
aku ngga tau satu alasan pun untuk bertahan
untuk menerima dan tetap mengerti kamu
karna aku ngga butuh alasan untuk sayang kamu
it just happen.
mungkin aku terkena serangan sesak nafas dadakan..
atau memang kadar oksigen di ruang ini smakin mengecil
hanya saja, aku mendadak megap-megap
mendadak sesak nafas
dan butuh hirupan-hirupan panjang untuk mengembangkan paru-paruku
tapi yang aku tak mengerti dengan konsep sesak nafas ini..
entah knapa,..
skalinya nafas ku hembuskan seperti ada genangan air di ujung2 mataku yang berdesakan keluar.
aku baru tau, mata dan paru-paru itu sangat berkorelasi.
aku benar2 tidak mengerti kali ini.. sungguh konsep yg benar2 aneh
dan tetap sesak nafas sekarang.
atau memang kadar oksigen di ruang ini smakin mengecil
hanya saja, aku mendadak megap-megap
mendadak sesak nafas
dan butuh hirupan-hirupan panjang untuk mengembangkan paru-paruku
tapi yang aku tak mengerti dengan konsep sesak nafas ini..
entah knapa,..
skalinya nafas ku hembuskan seperti ada genangan air di ujung2 mataku yang berdesakan keluar.
aku baru tau, mata dan paru-paru itu sangat berkorelasi.
aku benar2 tidak mengerti kali ini.. sungguh konsep yg benar2 aneh
dan tetap sesak nafas sekarang.
Subscribe to:
Comments (Atom)


- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact